Sunday, 19 June 2016
Saturday, 4 June 2016
PENTAS SENI WAISAK 2560 BE DI WIHARA AMITABHA BATAM
Pentas Seni Waisak 2560 BE Wihara Amitabha Batam.
Acara Pentas Seni Waisak 2016 tahun ini diisi dari adik-adik Sekolah Minggu Buddhis Wihara Amitabha Batam, Persaudaraan Muda Mudi Buddhis Wihara Amitabha (PMBWA) Batam, Ibu-ibu dari Wanita Buddhis Indonesia (WBI) Provinsi Kepulauan Riau.
Semoga semuanya datang dengan bahagia, pulang dengan ceria..
![]() |
| Foto Bersama Panitia Waisak dari PMBWA bersama Ketua Yayasan dan Ibu-ibu WBI Wihara |
![]() |
| Penampilan Nyanyi dari Ibu-Ibu WBI Wihara Amitabha Batam |
Saturday, 28 May 2016
Pradaksina (Prosesi Lilin) & Puja Bhakti Tri Suci Waisak sekaligus Perayaan HUT Wihara Amitabha Batam ke 16
Pradaksina (Prosesi Lilin) & Puja Bhakti Tri Suci Waisak" sekaligus "Perayaan HUT Wihara Amitabha Batam ke 16"
Tempat : Wihara Amitabha Batam
28 Mei 2016
Pada malam ini bersama para umat Buddha melakukan Puja Bhakti Tri Suci Waisak dengan diawali dengan penyalaan Lilin Api Abadi dari altar Utama yang diambil oleh YM. Bhikkhu Thirasobhano dan YL. Samanera Hexian, didampingi dengan pengurus Keluarga Buddhayana Indonesia Provinsi Kepulauan Riau dan pengurus Wihara Amitabha Batam.
Kemudian, dilanjutkan dengan pembacaan Vesakha Puja Gatha dan dilakukanlah Pradaksina dengan penuh khidmat. Setelah itu, dilantukan Paritta suci dan Dhammadesana yang disampaikan oleh YL. Samanera Hexian.
Berkah Waisak selalu bersama kita. Sadhu. Sadhu. Sadhu
Salam Waisak,
Wihara Amitabha Batam
Wihara Amitabha Batam
Sunday, 22 May 2016
Penyambutan Detik - Detik Waisak 2560 BE / 2016 di Wihara Amitabha Batam
Penyambutan Detik - Detik Waisak 2560 BE / 2016
di Wihara Amitabha Batam
Bermula dengan pembacaan Namakara Gatha, kita bersama memulai Puja Bhakti Detik - Detik Waisak dgn penuh khidmat pada jam 03.45 WIB dan menyabut detik-detik pada jam 04.14.06
Dalam menyambut detik-detik Waisak, kita bersama-sama melaksanakan meditasi bersama sembari merenungi 3 peristiwa yang terjadi pada kehidupan Guru Agung Buddha Gotama.
Pada kesempatan ini, Bhante Thirasobhano memberikan pesan waisak siraman Dhamma untuk umat yang hadir. Sesuai tema yang diangkat Sangha Agung Indonesia tentang Transformasi Mental, Bhante mengingatkan bahwa transformasi mental dimulai dari diri masing-masing orang.
Mulai dari merenungi kembali diri kelahiran diri kita sbg manusia.
Begitu besar kebajikan yg sdh pernah kita lakukan, shg di kehidupan ini dpt mengenal ajaran Buddha. Sehingga kita harus terus memupuk kebajikan itu trus menerus.
3 peristiwa waisak, kelahiran buddha, mengingatkan kita betapa jarangnya kelahiran Buddha dan kita hidup dpt mengenal Dhamma.
Pencapain penerangan sempurna dicapai dgn penuh perjuangan, bukanlah dgn begitu saja. Demikian jg dgn hisup ini penuh perjuangan. Orang yg mau maju, yah harus berjuang, tp jgn berjuang yang salah. Seerti hal nya pertapa Gotama awalnya mengikuti pertapaan ekstrim yang tidak membawa manfaat.
Kemangkatan Buddha mengajarkan bahwa hidup ini tidak kekal, bahkan kualitas seorang Buddha pun mengalami kemangkatan.
Demikian Ringkasan Dhammadesana Bhante momen detik2 waisak ini.
Di subuh ini, bersama para umat kita membacakan syair puja hari Waisak dgn penuh perenungan dan penghormatan
Semoga kebajikan yang dilakukan membawa berkah bagi kita semua.
Selamat hari Waisak 2560 BE / 2016 semuanya.
Salam Waisak,
Saturday, 21 May 2016
Selamat Hari Tri Suci Waisak 2560 BE / 2016
Kami dari segenap Pengurus Amitabha Batam mengucapkan
Selamat Hari Tri Suci Waisak 2560 BE / 2016.
Selamat Hari Tri Suci Waisak 2560 BE / 2016.
" Transformasi Mental dengan Damai dan Harmoni"
Di sini kami dengan penuh kerendahanhati menyadari apalah artinya diri kita ini jika tanpa bimbingan dan tuntunan Dharma (ajaran Nya Sang Buddha).
Dari sisi keluhuran, kita sama sekali tidak ada artinya dibandingkan Sang Buddha.
Hidup kita selalu terbelenggu oleh nafsu nafsu keduniawian yang rendah.
Akhirnya kabut avijja (ketidaktahuan) semakin tebal menyelimuti diri kita.
Dari sisi keluhuran, kita sama sekali tidak ada artinya dibandingkan Sang Buddha.
Hidup kita selalu terbelenggu oleh nafsu nafsu keduniawian yang rendah.
Akhirnya kabut avijja (ketidaktahuan) semakin tebal menyelimuti diri kita.
Di hari Waisak ini, kita merenungi kembali bahwa Sang Buddha-lah yang bisa menerangi diri kita agar terlepas dari "dukkha : derita" yang mendalam ini.
Semoga kita selalu di jalan yang benar dan kita mampu menjaga tindak tanduk kita sesuai ajaran Buddha.
Semoga kita selalu di jalan yang benar dan kita mampu menjaga tindak tanduk kita sesuai ajaran Buddha.
Semoga segala berkah terjadi.
Sadhu sadhu sadhu.
Sadhu sadhu sadhu.
Salam Waisak,
Wihara Amitabha Batam
Text and Posted by: Candy Mudyta
Wednesday, 18 May 2016
UCAPAN TERIMA KASIH 16 TAHUN PENGABDIAN WIHARA AMITABHA BATAM
TERIMA KASIH
![]() |
Kami segenap Pengurus Wihara Amitabha Batam
Mengucapkan terima kasih atas ucapan Suka Cita nya atas 16 tahun Wihara Amitabha Batam.
Wihara Amitabha berdiri sejak tahun 1999 dan diresmikan waktu itu bertepatan pada purnama Sidhi di bulan Waisaka pada tahun 2544 Buddhis Era, tepatnya tanggal 18 Mei 2000, Cetiya Amitabha dibawah doa restu dari Sangha Agung Indonesia, telah diresmikan oleh Bapak Suratmono, S.Ag yang disaksikan oleh YM. Bhikkhu Nyanakaruno.
Ungkapan terima kasih kami haturkan kepada seluruh umat Buddha yang telah mendukung Wihara Amitabha. Sepatah kata “Terima Kasih” mengandung makna yang mendalam. Merujuk kembali pepatah terkenal dari Winston Churchill yang mengatakan “We make a living by what we get, but we make a life by what we give.” Kata Terima Kasih ini menyimpan arti bahwa Wihara Amitabha bisa ada (live) karena mendapat (get – terima) dukungan dari segala penjuru, baik melalui dana maupun moril dan semangat. Demikian juga setelah menerima, kami dari Wihara Amitabha akan memberikan (give - kasih) kembali kebaikan yang telah diterima untuk melayani para umat Buddha agar mendukung kehidupan (life) setiap umat yang lebih baik dan semua makhluk di segala penjuru dunia. Semoga semua makhluk turut berbahagia.
Semoga Wihara Amitabha dapat terus berjuang sesuai dengan tekad mulia, mengembangkan Buddha Sasana dan membawa perubahan dan kemajuan batin bagi tiap individu.
Selamat Hari Berkelanjutan Wihara Amitabha Batam yang ke 16.
Semoga pengabdian ini terus berkibar dan Buddha Dhamma terus Berjaya.
Text and Posted by: Candy Mudyta
Sunday, 15 May 2016
Dana Makan Siang di Wihara Amitabha Batam Minggu, 15 Mei 2016
Dana Makan Siang di Wihara Amitabha Batam
Minggu, 15 Mei 2016
Dalam kesempatan ini, para pengurus di Wihara Amitabha Batam berkesempatan untuk berdana makan kepada YM, Bhante Thira Sobhano.
Bhante memberikan pengantar kepada umat bahwasanya kebajikan mempersembahkan makanan ini patut untuk dipahami sbg pendukung penyempurnaan parami, yang akan menuntun lenyapnya kekotoran batin dan mengkondisikan pencapaian Nibbana,
Idam me punnam, asavakkhayavaham hotu.
Idam me punnam, nibbanassa paccayo hotu.
Mama punnabhagam sabbasattanam bhajemi,
Te sabbe me samam punnabhagam labhantu.
Semoga dengan jasa kebajikan saya ini, menuntun saya menuju lenyapnya kekotoran batin. Semoga dengan jasa kebajikan saya ini, mengkondisikan pencapaian Nibbana. Saya melimpahkan jasa kebajikan ini kepada semua makhluk, dan semoga semua makhluk mendapatkan jasa kebajikan yang sama seperti yang saya limpahkan tersebut.
Sadhu Sadhu Sadhu.
Salam penuh kebajikan,
Subscribe to:
Posts (Atom)











































